Tesseract + OCRmyPDF + Pre-processing

Tesseract + OCRmyPDF + Pre-processing

## Pipeline OCR file pdf Arab–Indonesia di Ubuntu dengan Conda

Untuk melakukan OCR pada file pdf, kita dapat menggunakan Tesseract sebagai mesin OCR, OCRmyPDF untuk mengelola dokumen PDF, dan pre-processing untuk meningkatkan kualitas gambar sebelum pengenalan teks.

Pipeline ini dirancang untuk berjalan di Ubuntu menggunakan CPU, tanpa mewajibkan CUDA atau GPU khusus. Pemrosesan paralel dapat digunakan untuk mempercepat pekerjaan sesuai kemampuan perangkat.

Bahasa utama yang digunakan:
  • Inggris (English)
  • Arab (Arabic)
  • Indonesia (Indonesian)

Bahasa tambahan yang kadang diperlukan:

- Turki (*Turkish*)
- Parsi/Persia (*Persian*)
- Hindi (*Hindi*)

Bahasa OCR dipilih berdasarkan isi dokumen. Tidak perlu mengaktifkan semua bahasa untuk setiap dokumen karena model tambahan dapat menambah beban pemrosesan dan terkadang memengaruhi pengenalan teks.

---

## 1. Arsitektur Pipeline

Setiap komponen mempunyai fungsi yang berbeda.

| Komponen       | Fungsi                                                                          |
| -------------- | ------------------------------------------------------------------------------- |
| Tesseract OCR  | Mengenali karakter dan kata pada gambar                                         |
| OCRmyPDF       | Mengelola OCR untuk PDF multip halaman dan menghasilkan PDF dengan lapisan teks |
| Pre-processing | Memperbaiki kualitas gambar sebelum OCR jika diperlukan                         |
| Poppler        | Mengekstrak teks dari PDF dan merender halaman menjadi gambar                   |
| Python         | Mengotomatisasi proses, mengekstrak teks, memproses hasil, dan menyusun data    |
| Conda          | Mengelola lingkungan Python dan dependensi proyek                               |

Alur umum:

**PDF sumber → pemeriksaan halaman → pre-processing jika diperlukan → OCRmyPDF/Tesseract → ekstraksi teks → koreksi tata letak → parsing → JSONL atau basis data.**

Simpan PDF asli dan hasil setiap tahap secara terpisah agar pemrosesan dapat diulang tanpa kehilangan sumber.

## 2. Persiapan Lingkungan Ubuntu

### A. Instalasi komponen sistem

Gunakan APT untuk memasang Tesseract, data bahasa, Poppler, dan perangkat pendukung:

```
sudo apt update

sudo apt install -y \
  tesseract-ocr \
  tesseract-ocr-eng \
  tesseract-ocr-ara \
  tesseract-ocr-ind \
  tesseract-ocr-tur \
  tesseract-ocr-per \
  tesseract-ocr-hin \
  poppler-utils \
  ghostscript \
  qpdf \
  unpaper
```

Keterangan kode bahasa Tesseract:

| Bahasa       | Kode  |
| ------------ | ----- |
| Inggris      | `eng` |
| Arab         | `ara` |
| Indonesia    | `ind` |
| Turki        | `tur` |
| Parsi/Persia | `fas` |
| Hindi        | `hin` |

Catatan:

- Nama paket bahasa di Ubuntu biasanya mengikuti pola `tesseract-ocr-<kode>`.
- Untuk Parsi, kode bahasa Tesseract adalah `fas`, bukan `per`.
- Ketersediaan paket dapat bergantung pada versi dan repositori Ubuntu. Jika satu paket tidak ditemukan, periksa nama dan ketersediaannya melalui APT.
- Jangan memasang seluruh paket bahasa jika tidak diperlukan. Mulailah dengan `eng`, `ara`, dan `ind`; tambahkan bahasa lain ketika dokumen membutuhkannya.
- OCRmyPDF dan Tesseract memiliki kebutuhan dependensi yang dapat berubah mengikuti versi. Periksa pesan instalasi dan dokumentasi versi yang digunakan.

### B. Verifikasi komponen sistem

Periksa versi Tesseract dan bahasa yang tersedia:

```
tesseract --version
tesseract --list-langs
```

Pastikan bahasa utama berikut tercantum:

```
eng
ara
ind
```

Jika menggunakan bahasa tambahan, periksa pula `tur`, `fas`, dan `hin`.

Periksa Poppler:

```
pdftotext -v
pdftoppm -v
```

Jika perintah berhasil, utilitas Poppler dapat dipanggil dari terminal.

---

## 3. Lingkungan Python dengan Conda

Gunakan Conda untuk mengelola paket Python proyek. Contoh berikut membuat lingkungan khusus bernama `kamus-ocr`.

```
conda create -n kamus-ocr python=3.11 -y
conda activate kamus-ocr
```

Versi Python tersebut merupakan titik awal yang praktis, bukan jaminan kompatibilitas untuk semua versi OCRmyPDF. Jika versi yang dipilih mensyaratkan versi Python lain, sesuaikan lingkungan dengan persyaratan paketnya.

Pasang pustaka Python:

```
python -m pip install --upgrade pip
python -m pip install ocrmypdf pdfminer.six pillow tqdm
```

Fungsi pustaka:

| Pustaka        | Fungsi                              |
| -------------- | ----------------------------------- |
| `ocrmypdf`     | Mengelola OCR pada dokumen PDF      |
| `pdfminer.six` | Mengekstrak teks PDF melalui Python |
| `Pillow`       | Operasi dasar pengolahan gambar     |
| `tqdm`         | Menampilkan progres pemrosesan      |

OCRmyPDF menggunakan Tesseract sebagai mesin OCR, tetapi tetap memerlukan komponen sistem eksternal yang sesuai. Instalasi paket Python saja tidak menjamin seluruh pipeline siap.

### Verifikasi pustaka Python

```
python -m pip check

python -m pip show \
  ocrmypdf pdfminer.six pillow tqdm

python -c "import ocrmypdf, pdfminer, PIL, tqdm; print('Pustaka Python OK')"

ocrmypdf --version
tesseract --version
```

Jika pemeriksaan berhasil, paket utama telah terpasang. Tetap lakukan uji OCR pada satu PDF sebelum menjalankan seluruh koleksi.

**Catatan lingkungan:** Conda mengelola lingkungan Python, sedangkan APT mengelola komponen sistem seperti Tesseract dan Poppler. Keduanya dapat digunakan bersama; pastikan executable dan dependensi yang diperlukan dapat ditemukan oleh lingkungan aktif.

---

## 4. Menjalankan OCR

### A. PDF berbahasa Arab, Inggris, dan Indonesia

Untuk kamus yang mencampurkan ketiga bahasa tersebut:

```
ocrmypdf \
  --language eng+ara+ind \
  --rotate-pages \
  --deskew \
  --jobs 6 \
  --output-type pdfa \
  kamus.pdf \
  kamus_ocr.pdf
```

Ganti `kamus.pdf` dengan lokasi PDF sumber yang sebenarnya.

Penjelasan opsi:

| Opsi                     | Fungsi                                                              |
| ------------------------ | ------------------------------------------------------------------- |
| `--language eng+ara+ind` | Menggunakan data OCR untuk Inggris, Arab, dan Indonesia             |
| `--rotate-pages`         | Mendeteksi dan memperbaiki orientasi halaman yang salah             |
| `--deskew`               | Meluruskan kemiringan halaman                                       |
| `--jobs 6`               | Memungkinkan hingga enam pekerjaan paralel, sesuai kemampuan sistem |
| `--output-type pdfa`     | Menghasilkan PDF dalam format PDF/A                                 |

Sesuaikan `--jobs 6` dengan jumlah inti CPU, RAM, dan kebutuhan aplikasi lain. Mulailah dengan nilai yang konservatif lalu ukur kinerjanya.

Jika dokumen hanya berbahasa Arab dan Indonesia, gunakan:

```
--language ara+ind
```

Jika dokumen juga memuat Inggris, gunakan `eng+ara+ind`. Tambahkan bahasa lain hanya jika memang terdapat dalam sumber.

### B. Menambahkan bahasa Turki, Parsi, atau Hindi

Contoh jika dokumen memuat seluruh bahasa tersebut:

```
ocrmypdf \
  --language eng+ara+ind+tur+fas+hin \
  --rotate-pages \
  --deskew \
  --jobs 6 \
  --output-type pdfa \
  dokumen.pdf \
  dokumen_ocr.pdf
```

Jangan langsung menggunakan konfigurasi enam bahasa untuk semua dokumen. Uji dahulu karena pemilihan bahasa yang tepat dapat membantu pengenalan, sedangkan bahasa yang tidak relevan dapat menambah beban pemrosesan dan memengaruhi hasil.

Setelah proses selesai, `dokumen_ocr.pdf` memiliki lapisan teks OCR yang dapat dicari. Hasilnya tetap perlu diperiksa, terutama untuk huruf Arab, titik pembeda huruf, angka, dan urutan kolom.

---

## 5. Pre-processing untuk OCR Berakurasi Tinggi

Untuk meningkatkan akurasi OCR, gambar halaman PDF dapat diperbaiki sebelum diproses oleh Tesseract. Ada empat teknik utama yang dapat diuji:

1. **Deskew:** meluruskan teks atau halaman yang miring.
2. **Binarisasi:** memperjelas perbedaan teks dan latar belakang dengan mengubah gambar menjadi hitam-putih.
3. **Denoise:** mengurangi bintik dan gangguan gambar.
4. **Super-resolution:** meningkatkan resolusi efektif gambar yang terlalu kecil atau buram.

OCRmyPDF sudah menyediakan deskew dan sejumlah operasi pemrosesan gambar dasar. Namun, binarisasi, denoise, dan super-resolution memerlukan pengaturan atau alat tambahan apabila tidak tersedia dalam pipeline yang digunakan.

### A. Deskew — meluruskan halaman

Untuk koreksi kemiringan dasar, gunakan opsi bawaan OCRmyPDF:

```bash
ocrmypdf \
  --language eng+ara+ind \
  --rotate-pages \
  --deskew \
  --jobs 6 \
  kamus.pdf \
  kamus_ocr.pdf
```

`--rotate-pages` menangani orientasi halaman yang salah, sedangkan `--deskew` mengoreksi kemiringan kecil pada halaman. Keduanya memiliki fungsi berbeda.

Mulailah dengan cara ini sebelum mencoba pemrosesan gambar tambahan.

### B. Binarisasi — meningkatkan kontras teks

Binarisasi mengubah gambar menjadi dua warna utama: hitam untuk teks dan putih untuk latar belakang. Teknik ini dapat membantu pada hasil pindai dengan latar abu-abu atau kontras rendah.

Contoh menggunakan ImageMagick di Ubuntu:

Instal terlebih dahulu:

```bash
sudo apt install imagemagick
```

Konversi satu gambar halaman:

```bash
magick halaman.png \
  -colorspace Gray \
  -threshold 55% \
  halaman_biner.png
```

Angka `55%` merupakan nilai awal untuk pengujian, bukan nilai yang cocok bagi semua halaman. Sesuaikan berdasarkan hasil visual dan akurasi OCR.

**Peringatan untuk teks Arab:** ambang yang terlalu tinggi atau rendah dapat menghilangkan titik pembeda huruf, harakat, dan garis tipis. Periksa gambar hasil sebelum menggunakannya untuk OCR.

### C. Denoise — mengurangi gangguan gambar

Jika gambar mengandung bintik, debu hasil pemindaian, atau gangguan kompresi, ImageMagick dapat digunakan untuk mengurangi noise.

Contoh:

```bash
magick halaman.png \
  -colorspace Gray \
  -despeckle \
  halaman_denoise.png
```

`-despeckle` berusaha mengurangi bintik kecil. Efeknya perlu diperiksa karena detail kecil pada huruf Arab dapat ikut terhapus.

Untuk dokumen kamus, jangan menggabungkan denoise agresif dengan binarisasi sebelum mengevaluasi hasil masing-masing teknik.

### D. Super-resolution — meningkatkan resolusi gambar

Super-resolution berbeda dari sekadar memperbesar gambar. Pembesaran biasa menambah jumlah piksel, sedangkan super-resolution menggunakan algoritma untuk memperkirakan detail yang lebih tinggi.

Super-resolution dapat dicoba apabila teks terlalu kecil atau gambar beresolusi rendah. Namun, hasilnya bisa menghasilkan detail buatan sehingga tidak selalu meningkatkan akurasi OCR.

Salah satu pilihan adalah menggunakan perangkat super-resolution berbasis AI yang mendukung Ubuntu. Pilihan perangkat dan model perlu ditentukan berdasarkan GPU, dependensi, serta kualitas gambar sumber.

Sebagai pembanding sederhana, pembesaran biasa dapat dilakukan menggunakan ImageMagick:

```bash
magick halaman.png \
  -filter Lanczos \
  -resize 200% \
  halaman_upscaled.png
```

**Perintah ini hanya memperbesar gambar, bukan super-resolution berbasis AI.** Gunakan sebagai eksperimen pembanding, bukan sebagai bukti bahwa detail yang hilang telah dipulihkan.

### E. Menghubungkan pre-processing dengan OCRmyPDF

Perintah OCRmyPDF biasa memproses PDF secara langsung. Untuk menguji hasil binarisasi, denoise, atau super-resolution, alurnya perlu dibuat bertahap:

1. Render halaman PDF menjadi gambar.
2. Terapkan satu teknik pre-processing pada gambar.
3. Jalankan OCR pada gambar hasil pemrosesan.
4. Bandingkan hasil teks dengan OCR dasar.
5. Setelah metode terbaik diketahui, tentukan cara mengintegrasikannya ke pipeline seluruh dokumen.

Contoh merender halaman pertama pada 300 DPI menggunakan Poppler:

```bash
pdftoppm \
  -f 1 -l 1 \
  -r 300 \
  -png \
  kamus.pdf \
  halaman
```

Hasilnya berupa gambar halaman yang dapat diproses dengan ImageMagick.

Untuk menguji OCR pada satu gambar hasil pre-processing, panggil Tesseract secara langsung:

```bash
tesseract \
  halaman_biner.png \
  hasil_ocr \
  -l eng+ara+ind
```

Hasil teks akan disimpan sebagai `hasil_ocr.txt`.

Pengujian langsung ini berguna untuk membandingkan gambar asli dan gambar hasil pre-processing. Setelah metode terbaik ditemukan, pipeline dapat diintegrasikan kembali dengan OCRmyPDF atau dijalankan sebagai proses per halaman jika diperlukan.

### F. Strategi evaluasi

Gunakan 5–10 halaman yang mewakili variasi dokumen. Bandingkan sekurang-kurangnya:

- OCR tanpa pre-processing tambahan;
- OCR dengan deskew;
- OCR dengan binarisasi;
- OCR dengan denoise;
- OCR dengan pembesaran atau super-resolution.

Catat kesalahan pengenalan karakter, titik huruf Arab, harakat, angka, teks Indonesia, serta urutan kolom.

Untuk kamus Arab–Indonesia, hasil yang paling tajam secara visual belum tentu menghasilkan OCR terbaik. **Pilih metode berdasarkan ketepatan teks dan struktur entri, bukan penampilan gambar saja.**

---

## 6. Poppler: Lokasi dan Fungsi

Di Ubuntu, Poppler umumnya dipasang melalui paket `poppler-utils`. Programnya dapat dipanggil langsung dari terminal, tanpa perlu mengatur path Windows.

Periksa lokasi executable:

```
command -v pdftotext
command -v pdftoppm
```

### A. Mengekstrak teks dengan `pdftotext`

Setelah PDF memiliki lapisan teks OCR:

```
pdftotext -layout kamus_ocr.pdf kamus.txt
```

Opsi `-layout` berusaha mempertahankan tata letak teks. Namun, opsi ini tidak menjamin urutan baca dua kolom selalu benar, khususnya untuk teks Arab yang dibaca dari kanan ke kiri dan bercampur dengan bahasa lain.

`pdftotext` juga dapat digunakan untuk PDF yang sejak awal sudah memiliki teks digital. Jika sumber PDF sudah mengandung teks yang benar, ekstraksi langsung dapat lebih baik daripada OCR ulang.

### B. Merender PDF menjadi gambar dengan `pdftoppm`

Contoh merender halaman pertama pada 300 DPI:

```
pdftoppm -f 1 -l 1 -r 300 -png kamus.pdf halaman
```

Perintah tersebut menghasilkan gambar halaman yang dapat digunakan untuk pemeriksaan atau pre-processing tambahan.

Poppler bukan mesin OCR dan tidak meningkatkan akurasi dengan sendirinya. Perannya adalah membantu mengekstrak teks yang tersedia dan merender halaman PDF menjadi gambar.

---

## 7. Ekstraksi dan Pemeriksaan Tata Letak

Setelah OCR, ekstrak teks:

```
pdftotext -layout kamus_ocr.pdf kamus.txt
```

Bedakan dua jenis kesalahan:

1. **Kesalahan pengenalan karakter:** huruf Arab salah, titik hilang, angka keliru, atau kata Indonesia tidak terbaca.
2. **Kesalahan tata letak:** teks dari kolom berbeda bercampur atau definisi terpisah dari lema yang seharusnya.

Pre-processing membantu memperbaiki masukan gambar, tetapi tidak otomatis menyelesaikan semua masalah urutan baca.

Jika tata letak dua kolom tetap kacau, pertimbangkan untuk merender halaman lalu memproses setiap kolom secara terpisah. Setelah itu, susun kembali entri berdasarkan struktur kamus.

Untuk ekstraksi per halaman dan parsing lanjutan, Python dapat digunakan untuk:

- mengekstrak teks per halaman;
- menandai batas entri;
- memisahkan lema dan makna;
- mempertahankan contoh Arab dan terjemahannya;
- menyimpan nomor halaman untuk pelacakan sumber;
- menghasilkan JSONL atau format terstruktur lain.

---

## 8. Pipeline yang Direkomendasikan

1. **Simpan PDF asli** tanpa perubahan.
2. **Periksa kualitas dan tata letak** halaman.
3. **Uji pre-processing** pada sejumlah halaman representatif.
4. **Jalankan OCRmyPDF/Tesseract** menggunakan bahasa yang sesuai.
5. **Ekstrak teks** dengan `pdftotext -layout` atau pustaka Python.
6. **Periksa karakter dan urutan kolom** terhadap sumber.
7. **Parse entri kamus** menjadi lema, akar kata, makna, bentuk turunan, contoh, dan keterangan gramatikal.
8. **Simpan hasil terstruktur** ke JSONL atau basis data.
9. **Validasi sampel** untuk mengukur kualitas sebelum memproses seluruh dokumen.

## Kesimpulan

Tesseract + OCRmyPDF merupakan alternatif yang layak untuk pipeline OCR kamus di Ubuntu. Conda mengelola lingkungan Python, sementara APT menyediakan komponen sistem seperti Tesseract dan Poppler.

Gunakan `eng+ara+ind` sebagai konfigurasi awal untuk dokumen yang memuat tiga bahasa utama. Tambahkan `tur`, `fas`, atau `hin` sesuai kebutuhan dokumen. Gunakan pre-processing hanya jika pengujian menunjukkan peningkatan akurasi.

Untuk kamus dua kolom, keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh pengenalan karakter. Urutan kolom, pemisahan lema, dan hubungan antara entri dengan contoh juga harus dipertahankan agar hasil OCR layak dijadikan data kamus terstruktur.

Saran teknis: untuk lingkungan Anda, mulai dengan tiga bahasa utama (`eng+ara+ind`), lalu uji 5–10 halaman. Jangan langsung menjalankan seluruh kamus dengan enam bahasa atau seluruh teknik pre-processing sekaligus; bandingkan hasilnya terlebih dahulu.


Share:

Adab Idul Fitri Cara Nabi Saw

Lebaran telah tiba! Takbir diiringi bedug berkumandang di seantero negeri: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

Inilah saatnya umat Islam merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa—menahan lapar, dahaga, dan jika masih sempat, juga emosi serta hawa nafsu. Namun, seperti biasa, perayaan ini sering kali berubah menjadi ajang budaya yang melenceng jauh dari sunnah.

Karena itu, mari kita refleksikan kembali adab Idul Fitri sesuai tuntunan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dengan sedikit sentuhan ceria agar lebih mudah dicerna. Oh iya, Lebaran kali ini kebetulan hampir bertepatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947 yang dirayakan oleh saudara-saudara kita umat Hindu.

1. Zakat Fitrah: Jangan Sampai Terlambat!

Sebelum Idul Fitri, setiap Muslim diwajibkan membayar zakat fitrah. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra, Rasulullah saw bersabda bahwa zakat fitrah harus ditunaikan sebelum orang-orang berangkat ke tempat shalat.

Namun, ada saja yang lupa atau bahkan menunda pembayaran zakat fitrah hingga setelah shalat Id atau bahkan keesokan harinya, seolah-olah ini semacam "tiket masuk surga" yang bisa dibayar kapan saja. Padahal, zakat fitrah bukan sekadar pemberian, melainkan sarana menyucikan diri dari segala kelalaian dan perkataan sia-sia selama Ramadhan.

2. Sarapan Sebelum Shalat Id

Pada hari Idul Fitri, disunnahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat. Hadis dari Anas bin Malik ra menyebutkan bahwa Rasulullah saw tidak keluar rumah pada hari Idul Fitri sebelum makan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil.

Namun, ada yang menunda sarapan hingga acara open house siang hari. Alasannya? Ingin langsung menikmati ketupat dan opor saat bersilaturahim atau bahkan menunggu antrean di restoran cepat saji!

3. Mandi, Berpakaian Rapi, dan Berwangi-wangian

Ali bin Abi Thalib ra menyebutkan bahwa mandi pada hari Id adalah bagian dari sunnah. Selain itu, Rasulullah saw biasa mengenakan pakaian terbaiknya pada hari raya, selain berwangi-wangian yang baunya tidak menyengat hidung.

Namun, ada tren unik: sebagian orang tampil seadanya untuk shalat Id, tetapi tampil maksimal saat menghadiri undangan reuni dan pesta nikahan. Padahal, Idul Fitri seharusnya menjadi momen untuk menunjukkan kebersihan dan kerapihan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.

4. Shalat Id di Lapangan

Shalat Idul Fitri disunnahkan dilakukan di tanah lapang, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah saw. Abu Sa'id Al-Khudri ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw selalu melaksanakan shalat Id di tempat terbuka.

Namun, tentu saja jika ada kendala seperti hujan atau kondisi tertentu, shalat di masjid juga tetap sah. Yang penting, esensinya tetap terjaga: kebersamaan dan kekhusyukan dalam merayakan hari kemenangan.

5. Bebas Pergi Sebelum Khutbah Selesai

Setelah shalat Id, Rasulullah saw biasanya menyampaikan khutbah. Dalam hadis riwayat Ibnu Abbas ra, disebutkan bahwa Rasulullah saw memberikan kebebasan bagi jamaah untuk mendengarkan atau meninggalkan khutbah.

Namun, yang terjadi sekarang, sebagian besar jamaah memilih pulang sebelum khutbah dimulai, dengan alasan takut kehabisan lontong dan rendang yang baunya sudah menguar di dapur. Bahkan, ada yang lebih sibuk mengunggah status "Baru selesai shalat Id, minal aidin wal faizin!" daripada mendengarkan nasihat yang bisa menambah pahala.

6. Ambil Jalan Pulang yang Berbeda

Diriwayatkan dari Jabir ra bahwa Rasulullah saw biasa mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id.

Di zaman sekarang, kebiasaan ini berubah: dari rumah ke lapangan, lalu langsung ke pusat perbelanjaan. Seolah-olah kemenangan Ramadhan harus dirayakan dengan berburu diskon besar-besaran dan antrean panjang di kasir.

7. Ucapan Selamat: Antara Sunnah dan Tren

Di zaman Nabi, ucapan yang populer adalah "Taqabbalallahu minna wa minkum" (Semoga Allah menerima amal kita dan amal kalian). Sederhana saja.

Namun, sekarang ucapan selamat Idul Fitri sudah berevolusi menjadi pantun, meme, hingga pesan berantai yang dikirim ke semua kontak, termasuk yang baru saja bertemu di masjid. Ada yang sibuk mengirim ucapan via media sosial, tetapi lupa meminta maaf secara langsung kepada keluarga dan tetangga.

Jadi, Idul Fitri adalah momen kemenangan, bukan sekadar perayaan budaya. Inilah hari untuk membersihkan diri, berbagi kebahagiaan dengan sesama, dan mempererat silaturahim. Dengan menghidupkan kembali sunnah Rasulullah dalam perayaan Idul Fitri, kita tidak hanya menjadikannya lebih bermakna tetapi juga lebih bernilai di sisi Allah.

Sebelum tergoda mengikuti tradisi yang tidak sesuai tuntunan syariah, tanyakan pada diri sendiri: apakah Idul Fitri kita benar-benar sebuah perayaan kemenangan atau hanya sekadar pesta tahunan dengan agenda yang terbalik?

Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Selamat tinggal Ramadhan. Ya Allah, pertemukan kami kembali dengan bulan mulia ini tahun mendatang.

Semoga kita semua diberi keberkahan untuk memperbaiki diri dan menjalani hari-hari ke depan dengan lebih baik!

Cak AT - Ahmadie Thaha
Ma'had Tadabbur al-Qur'an, 31/3/2025
Share:

Menjalankan LLM 70B dengan Satu GPU 4GB? Luar Biasa!

Ollama, DeepSeek, QWen, ALLaM, Gemma 3, dan banyak lagi model LLM lainnya yang open source, telah memungkinkan kita menjalankan AI di komputer lokal. Harapannya, data kita menjadi lebih aman ketimbang menjalankan AI secara online seperti chatGPT.

Namun, untuk menjalankan AI di lokal, kita perlu memiliki komputer dengan kemampuan gahar. CPU, prosesor, RAM, hingga kartu grafis, semuanya harus tinggi. Tingginya tergantung model LLM yang akan kita jalankan. Untuk menjalankan model LLM dengan 70 miliar parameter, dibutuhkan RAM besar dan kartu grafis NVidia A100 yang harganya ratusan juta.

Menjalankan model bahasa besar (Large Language Model atau LLM) dengan 70 miliar parameter biasanya memerlukan perangkat keras dengan kapasitas memori yang sangat besar. Sebagai ilustrasi, model sebesar ini memiliki ukuran parameter sekitar 130GB, yang biasanya membutuhkan dua GPU A100 dengan masing-masing 100GB memori hanya untuk memuat model tersebut. Belum lagi untuk memprosesnya.

Namun, sebuah teknik inovatif memungkinkan inferensi model sebesar ini dijalankan pada GPU dengan memori hanya 4GB. Jika benar teknik ini berfungsi, ini sungguh luar biasa.

Berikut adalah beberapa teknik utama yang memungkinkan hal tersebut, sebagaimana dijelaskan di laman: https://huggingface.co/blog/lyogavin/airllm.

1. Inferensi Per Lapisan _(Layer-wise Inference)_: Alih-alih memuat seluruh model ke dalam memori GPU sekaligus, teknik ini memuat dan memproses model per lapisan secara berurutan. Setelah satu lapisan diproses, lapisan tersebut dibebaskan dari memori, dan lapisan berikutnya dimuat. Dengan demikian, hanya satu lapisan yang berada di memori GPU pada satu waktu, yang secara signifikan mengurangi kebutuhan memori. Untuk model 70B dengan 80 lapisan, setiap lapisan memiliki ukuran sekitar 1,6GB. 

2. Optimalisasi Lapisan Tunggal dengan _Flash Attention:_ Flash attention adalah teknik yang mengurangi kompleksitas memori dari mekanisme self-attention dalam model Transformer. Dengan memproses perhitungan dalam blok-blok kecil, flash attention mengurangi penggunaan memori dan meningkatkan kecepatan pemrosesan. 

3. Pemecahan File Model _(Model File Sharding):_ Biasanya, file model dipecah menjadi beberapa bagian besar (misalnya, 10GB per bagian). Dengan memecah file model berdasarkan lapisan dan menggunakan format penyimpanan seperti safetensor, proses pemuatan model menjadi lebih efisien dan cepat. 

4. Penggunaan _Meta Device_: Dengan fitur meta device yang disediakan oleh Hugging Face Accelerate, model dapat dimuat tanpa langsung membaca data ke memori. Bagian-bagian model dapat dipindahkan secara dinamis dari meta device ke perangkat nyata seperti CPU atau GPU selama eksekusi, sehingga menghemat penggunaan memori. 

Semua teknik ini telah diimplementasikan dalam pustaka open-source bernama AirLLM, yang memungkinkan pengguna menjalankan inferensi model besar dengan memori GPU yang terbatas. 

Perlu dicatat bahwa meskipun teknik-teknik ini memungkinkan inferensi model besar pada GPU dengan memori terbatas, kecepatan pemrosesan mungkin lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan GPU dengan kapasitas memori yang lebih besar. Namun, pendekatan ini membuka peluang bagi lebih banyak pengguna untuk mengakses dan menggunakan model bahasa besar tanpa memerlukan perangkat keras yang mahal.

Ini kodenya:

(Catatan Cak AT, 23/3/2025)
Share:

Proxying to GitHub

As of August 20, 2024, GitHub only supports IPv4 connections. If all you need is to access GitHub and ghcr.io from your IPv6-only VPS, a kind person named Daniel Winzen has you covered. He has set up a public proxy server that can be used to access GitHub from an IPv6 network.

Go read https://danwin1210.de/github-ipv6-proxy.php and especially note the parts about ssl certificates, decryption and re-encryption of your traffic.

Once you have understood and made peace with all that, it is a simple matter of appending the following to your /etc/hosts files

# The following lines are a proxy to be used until github supports ipv6
# See: https://danwin1210.de/github-ipv6-proxy.php

2a01:4f8:c010:d56::2 github.com
2a01:4f8:c010:d56::3 api.github.com
2a01:4f8:c010:d56::4 codeload.github.com
2a01:4f8:c010:d56::5 objects.githubusercontent.com
2a01:4f8:c010:d56::6 ghcr.io
2a01:4f8:c010:d56::7 pkg.github.com npm.pkg.github.com maven.pkg.github.com nuget.pkg.github.com rubygems.pkg.github.com

Now, you can transparently clone git repositories from GitHub and pull apps like docker images from ghcr.io.
Share:

Jang Genre Skaplo

Lagu "Jang" karya Oon B kini viral kembali di platform media sosial, antara lain TikTok, setelah diunduh oleh pemilik akun @kodam993 pada Jumat (28/6/2024). Dengan durasi 2 menit 36 detik, lagu yang dinyanyikan kelompok paduan suara siswa SMK di Sukabumi, Jawa Barat, dan dirigeni Eni Mulyasari, itu telah ditonton tujuh juta kali dan dibagikan 26,8 ribu kali.

Ribuan komentar netizen mayoritas bertone positif. Menurut Eni Mulyasari, lagu "Jang" dipilihnya untuk ditampilkan di acara haflah akhirussanah (perpisahan) di Yayasan Darussyifa Al-Fithroh (Yaspida) pada akhir Mei, karena energik dan mengandung pesan moral yang layak dikenang murid-murid di sekolahnya. Dia guru musik di sekolah menengah itu, dan kini mengisi vokal lagu tersebut di studio.

Lagu "Jang" merupakan perpaduan yang sempurna antara tradisi dan inovasi, yang menggabungkan unsur-unsur musik Sunda dengan skaplo (ska koplo), genre yang dipilih Bu Eni. Lagu ini memanfaatkan aransemen yang enerjik dan ceria, membuatnya sangat mudah dinikmati dan diingat oleh pendengar, sebagaimana tampak di video yang beredar. Apalagi, didukung penampilan Bu Eni yang penuh semangat.

Skaplo, singkatan dari ska koplo, merupakan genre musik yang menggabungkan unsur-unsur ska dan dangdut koplo. Ska sendiri dikenal sebagai genre musik yang berasal dari Jamaika, dengan tempo cepat, irama yang ceria, dan sering menggunakan instrumen tiup seperti trompet dan trombone. Adapun dangdut koplo, itu sub-genre dari dangdut, yang terkenal dengan iramanya yang cepat dan ritme yang enerjik.

Alat-alat musik yang digunakan di skaplo biasanya terdiri dari keyboard, gendang koplo, suling sunda, gamelan sunda, gitar listrik, drum set, bass, dan instrumen tiup. Yang paling terasa dominan adalah suara gendang koplo, yang menambahkan sentuhan dangdut koplo dengan irama yang khas. Sementara gitar listrik digunakan untuk memainkan riff dan chord khas ska.  

Lagu "Jang" dibuka dengan riff yang cepat dan khas ska, yang langsung menarik perhatian pendengar. Kemudian, terdengar suling Sunda menyisipkan nuansa tradisional yang khas, diikuti masuknya drum set dan gendang koplo, menambah ritme yang cepat dan menggugah. Instrumen tiup memberikan warna ska yang ceria. Kombinasi ini menciptakan suasana unik, tradisi dan modernitas bertemu dalam harmoni energik.

Vokal Bu Eni bersama grup paduan suara yang kuat dan penuh emosi menyampaikan lirik dengan kejelasan dan kehangatan, membuat pendengar merasakan setiap pesan yang disampaikan. Melodi yang sederhana namun catchy memudahkan pendengar untuk ikut bernyanyi, menambah daya tarik lagu ini. Lirik lagu "Jang" penuh pesan moral dan nasihat yang mendalam, disampaikan dengan bahasa Sunda yang indah dan penuh makna.

Struktur lagu "Jang" mengikuti pola yang dinamis dengan verse yang menggugah, chorus yang catchy, dan bridge yang memberikan ruang bagi instrumen untuk berjiwa. Perpindahan antara bagian ska yang cepat dan bagian koplo yang groovy dilakukan dengan mulus, menunjukkan keterampilan aransemen yang mumpuni.

Lirik "Jang" penuh dengan nasihat hidup dan nilai-nilai moral yang kuat, khususnya disampaikan bagi kalangan muda yang kini hidup penuh tantangan. Lirik lagunya berisikan pesan seorang ayah kepada anaknya tentang kehidupan. Lagu ini dikemas dengan bahasa Sunda yang sederhana dan mudah dipahami, namun memiliki makna yang mendalam dan menyentuh hati.

Di balik melodinya yang indah, lagu "Jang" mengandung nasihat berharga bagi para pendengarnya, terutama bagi para anak muda. Oon B, sang pencipta lagu, dengan bijak menggambarkan berbagai rintangan dan lika-liku kehidupan yang akan dihadapi oleh seorang anak.

Pesan utama dari lagu ini adalah pentingnya kesabaran, kesyukuran, kejujuran, dan kebaikan dalam menjalani hidup. Lagu ini juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama dan selalu ingat kepada Allah Swt.

Lirik dibuka dengan pengingat bahwa hidup tidaklah mudah dan memerlukan tindakan nyata, bukan sekadar pemikiran. Kemudian, lagu ini mengingatkan bahwa hidup penuh dengan tantangan dan pentingnya bersabar serta bersyukur dalam menjalaninya. Selanjutnya, lirik memberikan nasihat untuk menjadi orang yang baik, saleh, dan cerdas, serta menjaga hubungan baik dengan ulama, dan seruan untuk bertobat.

Lirik yang kaya dengan nasihat dan nilai-nilai moral ini disampaikan dengan cara yang mudah dimengerti dan menyentuh hati. Penggunaan bahasa Sunda yang khas menambah kedalaman dan keaslian, membuat pesan-pesan dalam lagu ini terasa lebih dekat dengan pendengar, terutama mereka yang berasal dari budaya Sunda.

"Jang" karya Oon B memberi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Musik yang ceria dan enerjik berpadu dengan lirik yang penuh pesan moral, menciptakan sebuah lagu yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan inspirasi dan nasihat hidup.

Kombinasi unik antara ska, koplo, dan unsur-unsur musik Sunda membuat lagu ini sangat khas dan mudah dikenali. Keberhasilan lagu ini menjadi viral membuktikan bahwa perpaduan tradisi dan inovasi dalam musik dapat menghasilkan karya yang menarik dan berdampak positif.

(Ahmadie Thaha, pendiri beberapa pondok pesantren, pengasuh Ma'had Tadabbur al-Qur'an, wartawan, penulis, penerjemah kitab-kitab klasik, dan aktivis pergerakan di sejumlah ormas, termasuk anggota Majelis Syura PUI)
Share:

Link Download

Ini linknya:


https://rapidgator.net/file/53ab258bad78119aefd524ef95d6fb80/sanet.st_1580176275.pdf.html (61 Mb)

https://rapidgator.net/file/a88eae9b35cdbbe236d4a3b7b82b3553/Sanet.st_Blockchain_Chicken_Farm_-_Xiaowei_Wang.epub.html (0,6 Mb)

https://rapidgator.net/file/f3a862538efb6dc277fcc76edaaf3a29/sanet.st_Chicken_Poop__The_Subtle_Art_of_Backyard_Chickens.rar.html (21 Mb)

https://rapidgator.net/file/9c9c15f745db7f8bb9c4f98d767c48df/Sanet.st_Raising_Chickens_For_Eggs__The_Beginner_s_Guide_To_Building_A_Chicken-Coop,.rar.html (16 Mb)

https://rapidgator.net/file/926945d780bae9146c24b856502f5002/Sanet.st_Projects_to_Get_You_Off_the_Grid_-_Instructables.com.epub.html (16,1 Mb)

https://rapidgator.net/file/03c62f46aff717deca3a0037b1d228b4/sanet.st_First_Time_Chicken_Keeping.rar.html (37,25 Mb)

https://rapidgator.net/file/11deb88e50253f36877505eb059dfbdf/sanet.st_The_Beginners_Guide_to_Chicken_Breeds.rar.html (28,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/a65ae476c8f7d81bf8d0f431cd499cc7/Sanet.st_Starters_Guide_For_Raised_Backyard_Chickens__The_Perfect_Guide_To_Starting_Your_Backyard_Chicken_By_Yourself.rar.html (1 Mb)

https://rapidgator.net/file/8e8f550c224b8cd1812b5cbf667198be (2 Mb)

https://rapidgator.net/file/84ec0eb47e00a50050ebcf3615abae27/The_Small-Scale_Chicken_Flock.sanet.st.rar.html (1 Mb)

https://rapidgator.net/file/f14cbe707825cb3b4bc5fda71feede2c/Backyard_Chickens_Care_.sanet.st.rar.html (34,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/adce01c9c4d068052bd183bf40a386bf/Sanet.st_Chicken_DIY_20_Fun_to_Make_Projects_for_Happy_and_Healthy_Chickens.rar.html (25 Mb)

https://rapidgator.net/file/40e426fe4767ac76b4477ae28c1ec393/sanet.st_The.Chicken.A.Natural.History.pdf.html (169 Mb)

https://rapidgator.net/file/ae9c1f5cfc2e0b195d36655c53409008/Sanet.st_The-Chicken.pdf.html (36 Mb)

https://rapidgator.net/file/fdc5f6c6b41db35e0e975c8d450858c9/Sanet.st_DIY_Chicken_Keeping_From_Fresh_Eggs_Daily.pdf.html (51 Mb)

https://rapidgator.net/file/65b49cb122bc0e24c40e838387248553/ (9,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/3e29b1b5f7c580923be95adf76fc8d19 (2,7 Mb)

https://nitroflare.com/view/D06F4CF34D655F3/ (31,66 Mb)

https://rg.to/file/7b0f5ce0b3ea34b588eb10f3803c927d (41,1 Mb)

https://rapidgator.net/file/b1a429ccf8ee565969fedba4402e0a97/Magnificent_Chicken.sanet.st.epub.html (14 Mb)

https://rapidgator.net/file/fd71d6ed5a0c07aeb56188d0abd2da51/sanet.st_Chicken_Coops_Plan.rar.html (25,27 Mb)

https://rapidgator.net/file/14223271ffb508ff12da407f4679d8f8/Sanet.st_aliceWalkerTheChickenChroniclesnewPressThe.epub.html (0,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/e6a8e3e2aca8af2a86528ad954f22e5a/sanet.st_DIY_CHICKEN_COOPS.rar.html (9,63 Mb)

https://rapidgator.net/file/5286bf06a637d448ecb89f6cc1471381/sanet.st_Raising_Backyard_Chicken_Handbook.rar.html (11,37 Mb)

https://rapidgator.net/file/760caddefed58c896c9349c7c1b35116/Sanet.st_50_Do-It-Yourself_Projects_for_Keeping_Chickens_-_Janet_Garman.epub.html (31 Mb)

http://www.nitroflare.com/view/04EF19BA7F29790 (5 Mb)

https://rapidgator.net/file/c62b07fb02b4caa0bc26ece208cbd68f/Sanet.st_B07MTKV6DT.azw3 (3 Mb)

https://rapidgator.net/file/1c3fb29370b10b980f74e0f4ef7619f7/1461352517_Commercial.sanet.st.pdf (34 Mb)

https://rapidgator.net/file/1ddbe8f39c1ffce1f9c96884e527fc67/Sanet.st_101_Chicken_Keeping_Hacks_from_Fresh_Eggs_Daily_-_Lisa_Steele.epub.html (28,5 Mb)

http://nitroflare.com/view/3573AAF53F18F73/Sanet.st_Why-Did-the-Chicken-Cross-the-World-by-Andrew-Lawler.rar (5 Mb)

https://rapidgator.net/file/da40da90074f2efd1d363b6b10c3a90b/Sanet.st_The_Homesteader's_Natural_Chicken_Keeping_Handbook_-_Amy_K._Fewell.pdf.html (16,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/23e01737cd0f37f887115180ccd3b84b/Sanet.st_Plucked_-_Maryn_McKenna.epub.html (1,45 Mb)

https://sanet.st/blogs/wexcase/chicken_the_new_classics.3045585.html

https://rapidgator.net/file/f9deba183ede54c55f51684734780d70/Sanet.st_WorkingChicken.epub.html (3 Mb)

https://rapidgator.net/file/e6247d7227e8ad569aa9a295cdaed37f/Sanet.st_1479197009beg.rar.html (1 Mb)

https://rapidgator.net/file/278606f6e01a51162469caad7db45008/Sanet.cd_Chicken_&_Eggs_-_Mark_Diacono.epub.html (90,46 Mb)

https://rapidgator.net/file/3bbe20ffd9f9d158a6d9c17213b9df55/sanet.cd.Chicken_Fact_or_Chicken_Poop_-_Andy_Schneider.epub.html (13,5 Mb)

https://rapidgator.net/file/8f17b493a005bb18cbfb94ee63fb25f6/SAnet.cd.BuildingChickenCoopsForDummies-ToddBrock.epub.html (20.37 Mb)

https://rapidgator.net/file/f6920452a3d1527b4f7365642f688d39/SAnet.cd.1612129110.epub.html ( 7 Mb)

https://rapidgator.net/file/d1b99d807d2bffa78dfceaf3d1b44c72/Sanet.cd_Big_Chicken_-_Maryn_McKenna.epub.html (2 Mb)

Share:

Lebih Jelas tentang Pembuatan Enzim alias Premix

Di pasaran, Enzim yang saya maksud di sini dikenal juga dengan istilah Premix. Banyak dijual, termasuk secara online. Harganya lumayan.

Premix adalah campuran berbagai bahan pakan, seperti vitamin, mineral, asam amino, dan lainnya, yang disesuaikan untuk kebutuhan nutrisi hewan tertentu. Sementara Enzim adalah molekul protein yang membantu dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh hewan. 

Premix atau enzim yang ditambahkan ke pakan ternak, termasuk unggas, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pakan, pencernaan, dan kesehatan hewan, serta memaksimalkan pertumbuhan dan produksi.

Enzim atau Premix seringkali hanya difokuskan pada asam amino esensial, yg harus dijadikan fokus perhatian dalam pemberian pakan untuk ternak. 

Berikut ini cara membuat Premix/Enzim dan cara menggunakannya, sebagaimana saya peroleh dari berbagai sumber, terutama dari Kang Ahmad Dayari, formulator pakan asal Talaga Majalengka.

*Bahan:*
- 1 kg maggot segar/keong/lele/gabus/telur infertil (pilih salah satu) 
- 1 kg nanas/pepaya/daun pepaya (pilih salah satu) 
- 1 kg gula merah/molase/tetes tebu/gula pasir (pilih salah satu) 
- 1 botol yakult/ 2 tutup botol em4/ 1 butir ragi tape/ 5 gr permifan/ probiotik buatan sendiri (pilih salah satu) 

*Catatan:* Untuk bahan² di atas, cari dan pilih salah satunya, yg paling murah dan mudah saja.
 
*Cara mengolah:*
- Blender bahan no1 dan 2 (jangan campurkan dengan air)
- Lalu, semua bahan dimasukan ke dalam jerigen, dan peram untuk proses fermentasinya dalam jerigen atau wadah tertutup lainnya, minimal selama dua minggu -- semakin lama semakin bagus. Syukur bisa 30 hari.

*Cara pakai:*
- Campur 2 tutup botol (20 ml) dari larutan Enzim/Premix tadi ke dalam tiap 1 kg pakan. Campurkan secara merata. Agar lebih mudah mencampurnya, awalnya campur 2 ml cairan tersebut dengan 1-2 genggam pakan/dedak, lalu hasil campuran dedak ini barulah dicampurkan ke 1 kg pakan.
- Untuk tambahan jamu herbalnya, bisa ditambahkan bubuk jahe, kunyit, temulawak, sebanyak 2 gr/kg pakan.

*Penjelasan*:
- Setelah diberi Premix tersebut, jangan kaget kalau ayam bebas dari nyilet, nafsu makannya meningkat, dan bobotnya pun cepat naik.
- Itu terjadi karena, bahan² tersebut mengandung 16 asam amino esensial, yang akan membuat protein pada pakan terserap secara sempurna oleh tubuh, dan tidak ada yang terbuang sia-sia lewat kotoran.
- Tanpa asam amino esensial yang lengkap, pakan dengan protein setinggi 23% sekalipun, yang terserap paling hanya beberapa persennya saja. Sisanya terbuang percuma lewat kotoran, yang pada akhirnya membuat kotoran berbau busuk, amoniak naik, ayam kena snot, hingga akhirnya pada sakit semua. Tingginya amoniak bukan hanya tidak enak dicium manusia, tapi juga membuat ayam kita sakit karena tercemar bebauan tak sedap. 

*Sudah, setelah ini tidak usah beli premiks lagi. Bikin sendiri saja seperti cara di atas. Semoga bermanfaat dan penuh berkah.*

~ Ahmadie Thaha
Ma'had Tadabbur al-Qur'an Manglayang, Sukabumi
Share:

Innalillah, Cak Farid Poniman

Lama tak terdengar kabar beritanya, tiba-tiba kami dikejutkan oleh berita kewafatannya yang pagi ini beredar dengan segera di berbagai platform media sosial: 

"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Farid Poniman bin Moh Sjafi'i, pada hari Sabtu, 27 Januari 2024, pukul 02.30 WIB di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Jenazah akan dimakamkan di Bandung pada pukul 11.00 WIB."

Kepergian Cak Farid Poniman, begitu kami memanggilnya, meninggalkan duka yang mendalam bagi kami, para sahabat dan keluarganya. Kami kehilangan sosok yang begitu baik, yang rendah hati, dermawan, dan berjiwa sosial tinggi.

Cak Farid lahir di Pamekasan Madura pada 17 Mei 1965. Berarti usianya di saat wafatnya, 59 tahun. Ia berkiprah lama di dunia media. Dia termasuk salah seorang yang berdedikasi di Harian Umum Republika, di mana ia menjabat sebagai Manajer Iklan yang sukses.

Setelah meninggal bisnis media, dia bersama rekan-rekannya terjun ke bidang pelatihan manajemen. Wajahnya yang penuh senyum, perawakannya yang tinggi, dilengkapi konsep manajemen khas yang dikembangkannya, menjadi modal utamanya.

Selain itu, semasa hidupnya, Cak Farid juga mendirikan sejumlah pesantren tahfidz di beberapa kota. Terakhir, dia lebih banyak tinggal di Bandung, di mana dia juga mengembangkan pesantren tahfidz dengan model pendidikan yang khas.

Dalam hal itu, ia dikenal sebagai sosok yang sangat peduli dengan sesama. Ia tidak pernah memikirkan dompet sakunya sendiri. Semua uang yang didapatnya biasanya langsung dihabiskan untuk membiayai beberapa pesantren tahfidz binaannya.

Cak Farid memang cukup berada melalui usaha pelatihan pengembangan diri, yang disebutnya Kubik. Sebagian besar waktunya dihabiskannya untuk melatih manajemen Kubik, sebuah sistem manajemen pengembangan diri yang dikembangkannya. Cak Farid bahkan sampai bergerak ke negeri jiran, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei untuk menyebarkan sistem Kubik-nya.

Belakangan, setelah mengikuti presentasi tentang sistem pengenalan diri MBTI, Cak Farid tertarik mengembangkan model pengenalan dirinya yang unik, yang diramu dari konsep MBTI dan disesuaikan dengan konsep Kubik. Dari sini kemudian lahirlah sistem asesmen pengenalan diri dan bakat yang disebutnya STIFIn.

Sistem ini dibuatnya berbentuk sebuah aplikasi, yang dikembangkannya bersama M. Nur Sinyo, programmer bertalenta yang sama-sama berasal dari Madura. Ia menjual asesmen STIFIn kepada masyarakat dengan sistem seperti MLM hingga tersebar secara luas.

Dengan model pengembangan diri yang dikembangkannya, Cak Farid telah membantu banyak orang, khususnya anak-anak sekolahan, untuk mengenali diri mereka sendiri dan mengembangkan potensinya. Dia sangat berharap agar sistem STIFIn dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Cak Farid Poniman termasuk tokoh yang sangat inspiratif. Ia telah meninggalkan jejak yang sangat berharga bagi kita semua. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan ia mendapatkan tempat yang mulia di sisi-Nya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Wafatnya Cak Farid Poniman merupakan kehilangan yang besar bagi kita semua. Ia sosok yang sangat baik hati, dermawan, dan berjiwa sosial tinggi. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan ia mendapatkan tempat yang mulia di sisi-Nya, dilapangkan alam barzakh kuburnya, dan dilempangkan jalannya menuju Surga-Nya. Amin

@ ahmadie thaha 
pancoran/27012024
Share:

Menghindari Permusuhan

Said Nursi, seorang tokoh pemikir Islam asal Turki, menulis anekdot kisah dirinya dalam kitabnya, al-Maktubat (halaman 448-450). Dia mengaku pernah mengalami suatu kasus yang pantas untuk direnungkan. 

Suatu hari, Said Nursi melihat ilmuwan mengkritik seorang ulama sampai-sampai bersikap ekstrem berani mengafirkannya. Kritiknya itu dipicu oleh perselisihan di antara keduanya dalam soal politik. 

Namun, ini yang membuat Said Nursi begitu kecewa: pada waktu yang sama, sang ilmuwan justru memuji seorang munafik yang memiliki kesamaan pandangan politik dengannya. Si ulama dibenci, sementara si munafik dipuji, hanya karena perbedaan sikap politik.

Said Nursi mengaku, peristiwa tersebut benar-benar menggoncang dirinya, sampai-sampai dia melontarkan perkataan yang sebetulnya kurang pantas:
أعوذ بالله من الشيطان والسياسة.
"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan dan fitnah politik." Sejak saat itu pula, Said Nursi menarik diri dari kancah politik. Seolah-olah politik itu musuh seperti setan, padahal tidak demikian halnya.

Kisah ini mencerminkan pandangan Said Nursi terhadap bahaya permusuhan serta fitnah politik partisan dalam kehidupan pribadi siapa saja. Padahal, politik tidaklah buruk semuanya, asalkan tidak dikotori dengan permusuhan.

Said Nursi menggambarkan permusuhan sebagai sesuatu yang dapat merusak hakikat hidup, dan dia menekankan betapa penting bagi kita menghindarinya. Buanglah jauh-jauh permusuhan dari diri kita, sekecil apa pun bentuknya.

Al-Hâfizh Syirazî disitirnya berkata, "Sesungguhnya dunia beserta isinya bukanlah barang berharga yang pantas diperselisihkan." Said Nursi mengajak kita untuk merenungkan bahwa bahkan dunia yang besar sebenarnya tidaklah sebanding dengan konflik kecil.

Dalam pandangannya, kedamaian dan keselamatan tergantung pada perlakuan baik terhadap kawan dan bijaksana terhadap lawan. Termasuk di bidang politik, yang seolah mesti selalu didasari permusuhan demi kemenangan.

Said Nursi juga menekankan bahwa memaafkan dan berlaku adil terhadap lawan merupakan kunci untuk mempertahankan kedamaian.

Meskipun Said Nursi menyadari bahwa terkadang sulit untuk menghindari permusuhan, dia menunjukkan bahwa kesadaran akan kesalahan dan kekurangan dapat menjadi bentuk taubat maknawi. 

Penyesalan yang dirasakan meski hanya secara tersirat, dan permohonan ampun atau istigfar maknawi, itu dianggapnya cukup dijadikan sebagai langkah menuju pembebasan dari akibat buruk permusuhan.

Melalui kisah pribadinya tadi, Said Nursi menyoroti fitnah politik dalam mengubah pandangan dan tindakan seseorang. Pengalamannya melihat seorang ilmuwan membenarkan orang munafik hanya karena adanya kesamaan pandangan politik membuat Said Nursi berujar, "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan dan fitnah politik." Ia pun saat itu memilih untuk menjauh dari kancah politik sebagai respons terhadap kesalahan moral tersebut.

Secara keseluruhan, Said Nursi mengajak kita untuk menghindari permusuhan, mengutamakan kedamaian, dan menyadari dampak negatif politik pada pandangan dan perilaku. Kisah dan ajarannya menjadi panggilan untuk menjaga hati dari sifat permusuhan dan godaan politik demi keharmonisan hidup. (Ahmadie Thaha, Ma'had Tadabbur al-Qur'an)
Share:

Media Jadul Merajai TikTok

Oleh Ahmadie Thaha
Ma'had Tadabbur al-Qur'an

Perubahan revolusioner terjadi ketika Daily Mail, yang dikenal sebagai Mail Online, memasuki dunia TikTok, mengalami transformasi total menjadi media yang dicintai oleh Generasi Z. Awalnya, Daily Mail hanya koran cetak jadul pilihan utama kalangan tua berusia rata-rata 56 tahun. Namun, sekarang, mereka tak hanya berusaha mencapai pembaca dari kelompok umur tersebut, tapi berusaha menjangkau setiap generasi dalam sebuah keluarga, dan TikTok menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi mereka.

Adaptasi dan penyesuaian, itulah kata kunci dari perubahan ini. Daily Mail tidak hanya berpikir mempertahankan basis pembaca lama, tapi juga berani mengambil risiko untuk berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Kesuksesan mereka dalam bertransformasi menjadi penerbit berita terbesar di TikTok sekali lagi membuktikan bahwa inovasi dan adaptasi merupakan kunci utama untuk menarik perhatian generasi baru dan mempertahankan relevansi di dunia media yang terus berubah.

Keputusan untuk melibatkan mantan Perdana Menteri Boris Johnson sebagai bintang TikTok yang tak terduga membawa dampak positif yang signifikan. Video promosi yang direkam untuk mendukung kolom mingguannya sangat populer di platform tersebut, menghasilkan peningkatan jangkauan Daily Mail lebih dari 1.500 persen dalam enam bulan terakhir. Bahkan, pada 4 Oktober, ia mengklaim sebagai penerbit berita terbesar di TikTok.

TikTok telah menjadi bagian dari strategi Daily Mail sejak kuartal pertama tahun 2020. Namun, strategi ini diperkuat dengan penunjukan Lucy White sebagai pimpinan TikTok global pada tahun 2022, dan semakin diperkuat dengan kedatangan Phil Harvey sebagai Kepala Video Sosial pada Maret tahun ini.

Phil Harvey menjelaskan bahwa investasi mereka di TikTok dan dalam podcast adalah bagian dari upaya untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Ini bukan hanya tentang mencapai audiens yang berbeda, tetapi juga tentang membawa merek dan jurnalisme mereka kepada seluas mungkin orang, termasuk generasi yang belum pernah mereka jangkau sebelumnya.

Harvey menyoroti bahwa transformasi ke TikTok memberikan wawasan baru tentang bagaimana Generasi Z mengonsumsi konten berita. Untuk itu, mereka tak hanya memahami bahasa dan gaya unik TikTok, tapi juga memahami pentingnya menyajikan konten yang sesuai dengan preferensi dan minat Generasi Z. Keterlibatan aktif dengan komentar dan tren menunjukkan pentingnya keterbukaan dan responsif terhadap audiens baru.

Dengan kata lain, Daily Mail berhasil membuktikan bahwa media warisan seperti mereka dapat beradaptasi dan berhasil terlibat dengan generasi yang lebih muda melalui pendekatan inovatif dan berani. Ini menegaskan bahwa fondasi yang kuat dapat menjadi batu loncatan untuk transformasi dan kesuksesan di era digital yang terus berkembang.

Penting dicatat bahwa Daily Mail memperluas jangkauannya di TikTok dengan cerdas memanfaatkan format konten yang sesuai dengan minat audiens, termasuk berita lokal, kejahatan, olahraga, dan hiburan. Mereka dapat menarget minat audiens lebih tepat melalui sub-feed yang disediakan. Strategi ini memungkinkan mereka berinteraksi dengan audiens baru secara efektif dan membangun merek mereka melalui format komunikasi yang disukai Generasi Z.

Daily Mail dengan jadwal ketat terus memproduksi konten dengan gaya dan bahasa yang sesuai dengan TikTok. Mereka umumnya membuat video berita singkat yang menyajikan informasi penting tentang berita terbaru dengan gaya yang ceria, menggunakan musik dan efek visual khas TikTok. Mereka juga memperkenalkan rubrik-rubrik khusus seperti "Trendy News of the Day" yang memuat konten yang sedang viral di TikTok.

Perubahan ini memberikan pelajaran berharga tentang betapa pentingnya adaptasi media tradisional untuk mencapai generasi baru. Diversifikasi dan inovasi dalam strategi pemasaran menjadi sangat penting untuk memastikan relevansi dan daya saing dalam era digital. Menggunakan platform yang sesuai dan memahami bahasa serta minat audiens, itulah kunci untuk sukses dalam mencapai target yang lebih luas.

Perjalanan transformasi Daily Mail ke TikTok bermula dari upaya mereka merespons pergeseran tren konsumsi berita. Generasi Z, yang tumbuh dengan cepat, membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam mendapatkan informasi. Mereka lebih suka konten yang ringkas, tajam, dan mudah dicerna, sesuai dengan gaya hidup mereka yang serba cepat dan singkat. Daily Mail menyadari bahwa untuk terus eksis, relevan, bahkan dapat memperluas jangkauan, mereka harus memasuki dunia di mana Generasi Z menghabiskan sebagian besar waktu online: TikTok.

Pada kenyataannya, platform media sosial seperti TikTok memang telah menjadi wadah penting untuk menyebarkan informasi dan konten, khususnya di antara Generasi Z. Generasi ini tumbuh dalam era di mana teknologi dan konektivitas online menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup mereka. Karena itu, adaptasi ke platform seperti TikTok bukan hanya pilihan, melainkan suatu keharusan untuk mempertahankan relevansi dan daya saing.

Keberhasilan Daily Mail di TikTok juga menegaskan pentingnya konten yang dapat terhubung dengan audiens secara emosional dan menghibur. TikTok memungkinkan media untuk berkolaborasi dengan tren dan budaya populer, memastikan konten mereka relevan dan menarik bagi audiens yang lebih muda. Hal ini memberikan pelajaran berharga bagi media lain untuk memahami bahwa berubah dengan cepat sesuai dengan kebutuhan dan preferensi audiens adalah kunci untuk mencapai kesuksesan di era media digital yang dinamis.

Harvey menekankan bahwa, selain di TikTok, Daily Mail ingin membangun audiens di berbagai platform, termasuk melalui podcast. Hal ini menggarisbawahi pentingnya diversifikasi. Media modern harus mempertimbangkan berbagai jalur untuk menyampaikan konten mereka, karena setiap platform memiliki karakteristik unik yang mempengaruhi cara audiens mengonsumsi informasi. Kini, membawa berita ke lingkungan mobile melalui podcast atau menyajikannya dalam format singkat di TikTok adalah bagian integral dari strategi media yang efektif.

Langkah pertama transformasi Daily Mail dimulai dengan memahami bahasa dan gaya unik TikTok. Tim Daily Mail dengan cermat mempelajari tren, meme, dan format yang populer di platform ini. Mereka memahami bagaimana suara, efek visual, dan transisi berkontribusi pada daya tarik konten. Hal ini memungkinkan mereka menciptakan "TikTok edits" yang menarik dan menghibur, sesuai dengan selera dan preferensi audiens Generasi Z.

TikTok bukan hanya soal format. Pengelola Daily Mail juga menyadari, betapa penting di TikTok menyajikan konten yang menarik dan bervariasi. Mereka mengembangkan berbagai jenis konten, seperti eksplainer, wawancara di jalan, dan eksperimen sosial. Misalnya, satu produser Daily Mail berkeliling di jalanan New York dengan mengenakan kaos bergambar mugshot Donald Trump pada hari berikut setelah mugshot tersebut dirilis, dan merekam reaksi masyarakat. Pendekatan ini memberikan nuansa baru pada cara menceritakan berita dan membuatnya lebih menarik bagi audiens TikTok.

Namun, perubahan ini tidak hanya terbatas pada produksi konten. Organisasi harus memastikan bahwa seluruh tim memahami perubahan budaya dan mengadopsi pendekatan baru yang dibutuhkan. Daily Mail membentuk tim khusus yang mencerminkan sasaran audiens mereka, dengan 50 persen terdiri dari jurnalis dan 50 persen sisanya dari spesialis media sosial. Tim ini terus berkembang, fokus pada produksi konten yang terstruktur dengan bimbingan data untuk memperoleh keputusan editorial yang tepat.

Sekali lagi, transformasi ini memberi kita pelajaran betapa pentingnya fleksibilitas dan inovasi dalam dunia media. Perubahan cepat dalam preferensi konsumen mengharuskan perusahaan beradaptasi dan mencari cara baru untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Investasi dalam riset dan pemahaman mendalam tentang platform baru seperti TikTok merupakan kunci untuk sukses menciptakan koneksi yang relevan dengan audiens baru, seperti Generasi Z.

Namun, tidak hanya memproduksi konten dengan gaya yang sesuai dengan TikTok, Daily Mail juga berfokus pada interaksi dengan audiensnya. Mereka memahami pentingnya keterlibatan dan respons terhadap komentar, pesan, dan tren yang muncul di TikTok, platform yang digunakannya. Respons positif dari Generasi Z menjadi penegas bahwa perubahan strategi ini berhasil, terbukti banyak komentar memuji gaya dan konten baru yang dihadirkan. Hal ini membuktikan Daily Mail berhasil membina hubungan positif dengan audiens baru mereka.

Menurut analisis Press Gazette, Daily Mail berhasil mengukuhkan posisinya di media sosial. Mereka telah mampu mengambil langkah progresif dalam mendiversifikasi strategi pemasaran mereka dengan memasuki ranah TikTok, platform yang popular di kalangan Generasi Z. Daily Mail berhasil menjadi penerbit berita terbesar di TikTok, dengan jumlah pengikut yang signifikan. Hal ini menunjukkan keberhasilan adaptasi mereka terhadap perubahan tren konsumsi berita, memperluas jangkauan mereka ke generasi muda.

Hanya saja, informasi spesifik mengenai pendapatan Daily Mail dari keterlibatannya di TikTok, termasuk perkiraan angka perolehan pemasukan per tahun, tak tersedia datanya. Namun, pemasukan yang diperoleh Daily Mail dari keterlibatan di TikTok dapat dipastikan berasal dari beberapa sumber. Salah satu sumber potensial adalah iklan. TikTok memiliki berbagai model iklan, seperti iklan tampilan, iklan video, dan sponsor konten, yang memungkinkan penerbit untuk mendapatkan penghasilan dari promosi dan kemitraan dengan merek.

Yang pasti, selain itu, Daily Mail juga dapat mengarahkan lalu lintas dari TikTok ke situs web mereka, meningkatkan lalu lintas dan kemungkinan konversi ke pembaca berlangganan atau pembaca yang mengakses konten premium mereka, yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.

Dalam konteks media tradisional yang sering disebut sebagai "legacy publisher," Daily Mail memberikan contoh sukses bahwa warisan dan adaptasi tidak saling mengecualikan. Media yang telah ada lama dapat mengambil risiko dan memasuki ranah baru dengan keberhasilan yang luar biasa. 

Ini membuktikan bahwa transformasi adalah tentang kesediaan bereksperimen dan menciptakan cara baru untuk terhubung dengan audiens, bahkan di luar zona kenyamanan. Media warisan memiliki kesempatan untuk memimpin perubahan dan mempertahankan posisi utama mereka di dunia digital yang terus berkembang.

(Ahmadie Thaha)

(Ahmadie Thaha)
Share: