Di sini: http://www.hiapphere.com gudang aplikasi Android versi pro yang gratisan tapi updated, bisa didownload file *.apk.
Acemoglu Meramal Apa yang Akan Diwarisi Anak Cucu Kita 100 Tahun Yad
Ekonom MIT, Daron Acemoglu, membuat 10 ramalan, akan menjadi seperti apa dunia kita 100 tahun mendatang, dan apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita yang hidup pada 2112 mendatang?
Ringkasannya bisa dibaca di sini: http://www.businessinsider.com/daron-acemoglus-predictions-2012-4?op=1
Paper artikel lengkapnya bisa didownload di sini: http://www.nber.org/papers/w17994
Ringkasannya bisa dibaca di sini: http://www.businessinsider.com/daron-acemoglus-predictions-2012-4?op=1
Paper artikel lengkapnya bisa didownload di sini: http://www.nber.org/papers/w17994
Cerpen Wa Kaji
Cerpen: Sobih Adnan*
Jama’ah yang diprediksikan hadir dari desa-desa sekitar belum juga nampak. Kursi-kursi plastik berwarna hijau itu kosong, tenda yang membentang gagah pun mulai nampak jenuh, hanya angin yang terlihat sibuk dan gembira dengan keheningan itu, bermain debu dan daun-daun yang telah digugurkan kemarau panjang.
Jama’ah yang diprediksikan hadir dari desa-desa sekitar belum juga nampak. Kursi-kursi plastik berwarna hijau itu kosong, tenda yang membentang gagah pun mulai nampak jenuh, hanya angin yang terlihat sibuk dan gembira dengan keheningan itu, bermain debu dan daun-daun yang telah digugurkan kemarau panjang.
Semangat Puputan Rakyat Bali
Lukisan berjudul "Semangat Puputan Rakyat Bali terhaap Ekspedisi Mikiter Belanda 1894" ini sy potret barusan di ruang tamu Gubernur Lemhannas. Kata pak Budi, gub Lemhannas, gambar lukisan minyak ini dilukis oleh Mpu Harry Poerwo blm lama ini. Bagian kiri sengaja ditambahkan gambar2 baru utk menambah aspek dramatis pertempuran. Luar biasa.
Hari ini 1 Idul Adha, Awal Bulan Kegembiraan
Barusan habis salat Subuh di masjid, dlm kultum, jamaah diingatkan bhw kita sdh memasuki bulan Idul Adha, bulan kurban utk kegembiraan semua. Banyak pahala di dalamnya, insya Allah.
Pesan utk Sahabat yg Tak Lagi Menjabat
Td pagi sy menemui sahabat yg sejak Jumat lalu diganti jabatannya di eselon II Kemenag. Alhamdulillah, dia tenang dan siap betul secara mental. Dia memuji dua komentar yg dikirim rekan2nya via sms, salah satunya dr sy berikut ini: "Sy kira ini patut disyukuri. Doa2 sampeyan, "wa akhrijni mukhraja shidqin", insya Allah dikabulkan. Tinggal mengatur langkah ke depan. Jadi dosen, sdh tentu, krn mmg habitat sampeyan di situ. Malah sy pikir, lbh baik jadi kyai, ngurus pesantren. Tp dunia bagi sampeyan lbh luas, tentu, krn msh terbuka peluang utk jadi bupati, misalnya. Kenapa tdk? Pilkada Crbn sdh di depan mata. Tp doa tetap: "rabbi adkhilni mudkhala shidqin... dst." God bless. -ahmadie"
E-book Lengkap Karya Fathullah Gulen
Ada delapan buku lengkap karya Fathullah Gulen dapat didownload dlm bentuk ebook format pdf, epub dan moobi, di sini: http://www.feedbooks.com/userbooks/recent?user=84614. Juga ada buku karya Said Nursi dll.
Alasan Android Lebih Dipilih Ketimbang iPhone
Di persidangan sengketa antara Apple dan Samsung di AS, diungkap hasil survei yang dilakukan Apple, awal 2011. Isinya, apa alasan konsumen lebih memilih Android ketimbang iPhone.
Menurut survei tsb, 48 persen responden lebih memilih Android lantaran ingin bertahan dengan operatornya saat ini yang memberlakukan sistem kontrak. Juga, 43 persen responden lebih memilih Android karena alasan pekerjaan, dimana mereka menginginkan kesamaan ponsel dalam suatu komunitas pekerjaan.
Sementara itu, 36 persen di antaranya memilih smartphone Android karena nama besar Google, mengingat sebagian besar Android diciptakan dari kerja sama Google dengan vendor ponsel.
Sebanyak 27 persen responden menyatakan mereka tertarik dengan Android Market yang saat ini berubah menjadi Google Play.
Menurut survei tsb, 48 persen responden lebih memilih Android lantaran ingin bertahan dengan operatornya saat ini yang memberlakukan sistem kontrak. Juga, 43 persen responden lebih memilih Android karena alasan pekerjaan, dimana mereka menginginkan kesamaan ponsel dalam suatu komunitas pekerjaan.
Sementara itu, 36 persen di antaranya memilih smartphone Android karena nama besar Google, mengingat sebagian besar Android diciptakan dari kerja sama Google dengan vendor ponsel.
Sebanyak 27 persen responden menyatakan mereka tertarik dengan Android Market yang saat ini berubah menjadi Google Play.
Font Khusus Qur'an
Saya cari-cari font yang pas untuk menulis ayat-ayat al-Qur'an dengan teks Arab (tentunya). Nah, akhirnya ketemu juga, pas banget. Di sini linknya: me_quran.ttf (http://www.alim.org/fonts/me_quran.ttf)
Klaim Religous Authority dalam Konflik Sunni-Syiah Sampang Madura
Ini artikel hasil penelitian Ahmad Zainul Hamdi yang saya rujuk untuk penulisan sebuah artikel: http://ejournal.sunan-ampel.ac.id/index.php/Islamica/article/view/567/459. Bagus untuk bahan introspeksi bagi ormas dan para tokoh agama.
Konflik Sunni-Syiah Sampang: Maulid atau Carok
Perseteruan Sunni-Syiah itu akhirnya berujung tragis. Sekelompok massa bergerak dinihari menjelang Subuh. Sekitar pukul 03.00, mereka beramai-ramai menyiramkan bensin lalu membakar bagian depan dan belakang rumah milik Muhammad Siri (56), warga Dusun Gaddhing Laok, Desa Bluuran, Kecamatan Karangpenang, Sampang, Jawa Timur. Massa sengaja menutup pintu rumahnya dari luar. Tujuannya agar si pemilik rumah yang sedang tidur di dalam tidak bisa kabur, diharapkan ikut terbakar. Api membubung tinggi, membangunkan orang sedesa.
Film Seri Omar 31 Episode Lengkap
Alhamdulillah, akhirnya tuntas juga mendownload film seri Omar bin Khattab, lengkap 31 episode - episode 31 digabung ke eps 30. Sudah dilengkapi subtitle bhs Indonesia. Besar file keseluruhan hampir 13 GB. Jika di-burn di DVD, jadi brp keping ya? Ada keinginan melengkapi tiap episode dengan penjelasan pendamping, mungkin berupa presentasi, utk bahan diskusi dengan para siswa di kelas atau dengan anggota keluarga di rumah. Hingga detik ini, film seri Omar sdh berhasil sy download dari IDWS, tp baru eps 1-20. Blm ketemu link eps 21-30 sisanya, yg berformat HD (720p). Ada yg punya? Subtitle bhs Indonesianya, tersedia di sini: DOWNLOAD SUBSTITLE OMAR.
17 Tahun Republika Online
Setelah membuka Pameran Produksi Indonesia di Kemayoran, Presiden Soeharto berkeliling melihat-lihat stand. Salah satunya ke stand milik Republika. Bukan suatu kebetulan, tapi memang sudah direncanakan sebelumnya. Pak Harto meresmikan peluncuran situs berita pertama di Indonesia: Republika Online (ROL). Peristiwa itu terjadi pada 17 Agustus 1995, tepat 17 tahun yang lalu. Ahmadi Thaha, wartawan Republika saat itu, adalah penggagas kelahiran ROL. Relatif bekerja sendirian, Ahmadi menyiapkan, merancang, dan mengonsep ROL. Pria pendiam ini memang kreatif. Saat itu, belum ada situs berita. Dunia internet belum lama dikenal di Indonesia. Perusahaan jasa akses internet di Indonesia pun baru ada tiga. Namun lelaki yang dibesarkan di Pondok Pesantren Al-Amin, Prenduan, Sumenep, Madura, itu gemar utak-atik. Dia tak memiliki latar belakang dunia elektronik maupun informatika. Dia lulusan IAIN Ciputat. Harian Republika sendiri baru lahir 2,5 tahun sebelumnya. Koran komunitas muslim tersebut dikelola oleh anak-anak muda yang rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Sebelum melahirkan ROL, di koran Republika terdapat rubrik Trentek, singkatan dari tren teknologi. Rubrik ini banyak mengulas dunia internet. Kami mengenalkan istilah-istilah dasar dunia internet. Belum banyak media yang mencoba menggeluti isu-isu seputar internet. Karena itu rubrik Trentek mendapat respons yang bagus dari pembaca. Hal inilah yang kemudian menjadi pendorong lahirnya ROL. “Sambutan dari luar negeri luar biasa,” kata Ahmadi, mengenang. Para mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di luar negeri dan orang-orang Indonesia yang bekerja di luar negeri menyambut antusias. Kehausan informasi dari Tanah Air dengan segera bisa mereka dapatkan. Sebagai satu-satunya situs berita, ROL menjadi rujukan. Selama ini, sebagian dari mereka mendapatkan informasi tentang Indonesia dari milis-milis underground, salah satunya adalah Apakabar. Tentu saja informasi itu bersifat tidak resmi, walaupun sebagian dikutip dari media massa di Indonesia. Ahmadi bercerita bahwa teknologi ROL di tahap awal itu masih sangat sederhana. Programnya menggunakan Perl, browsernya menggunakan Netscape, dan operating systemnya menggunakan Linux. Selain itu, berita yang ditayangkan hanyalah versi teks dari berita koran Republika. Apa yang dimuat di ROL persis sama dengan apa yang dimuat di koran. Filenya dalam bentuk teks. “Tidak ada update berita seperti sekarang,” katanya. Namun setelah kelahiran ROL, lahir situs-situs berita dari perusahaan pers cetak maupun dari perusahaan media yang mengkhususkan diri di internet. Kini, di usia yang ke-17 tahun, ROL sudah jauh berkembang. Bahkan, kini, ROL tak lagi memuat versi teks edisi koran Republika. Jika ingin membaca versi digital koran Republika, pembaca dari jalur internet bisa mengakses e-paper, koran dalam formal file pdf. ROL telah menjadi institusi sendiri, bukan lagi pelengkap koran. Memiliki rubrikasi sendiri, yang berbeda dengan koran. Juga dilengkapi dengan televisi streaming. Per hari bisa lebih dari 300 berita. Semua itu untuk kepuasan netters ROL. Selain itu, ROL juga bisa diakses via blackberry, android, dan tablet. “Kuncinya adalah pada keberanian untuk merespons perubahan,” kata Ahmadi. Jangan ada ketakutan bahwa yang satu akan mengkanibal yang lainnya. Yang penting adalah kemampuan memaksimalkan manfaat setiap perubahan.
Di tengah persaingan ketat situs berita di Indonesia, ROL tak ingin terjebak pada berita sensasi. ROL tetap berada dalam visi besar grup Republika sebagai media massa yang memberikan pencerahan dan membangun optimisme bagi kemajuan dan kejayaan Indonesia.
(Oleh Nasihin Masha/Pemimpin Redaksi Republika Online
ROL, Jumat, 17 Agustus 2012, 14:41 WIB)
ROL, Jumat, 17 Agustus 2012, 14:41 WIB)
Sumber:
Indra Keenam Rizki
Namanya Rizki, umurnya baru lima tahun. Rizki tak ubahnya seperti anak-anak seumurnya yang suka bermain dan masih sering manja dengan orang tuanya. Namun, Rizki memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh anak-anak lain seusianya. Rizki memiliki ‘indra keenam’ yang bisa merasakan dan melihat mahluk-mahluk lain yang tidak ‘kasat mata’. 
Awalnya ibunya tidak percaya dengan apa yang Rizki ceritakan. Cerita Rizki aneh-aneh dan kadang-kadang tidak masuk akal. Contohnya, ketika sedang bermain-main dengan temannya tiba-tiba dia menangis dan mengatakan ada anak kecil hitam yang datang dan ikut bermain. Atau, suatu ketika dia mengatakan kalau ada mas-mas plontos yang mengajaknya bermain, padahal ibunya tidak melihat siapa-siapa di situ. Masih banyak kejadian-kejadian aneh yang akhirnya membuat ibunya percaya bahwa dia bisa melihat atau merasakan kehadiran ‘makhluk lain’. Suatu ketika Rizki diajak main ke tempat saudaranya di Blora dengan beberapa famili yang juga memiliki anak kecil. Tiba-tiba anak kecil itu menangis menjadi-jadi dan seperti tidak bisa berhenti menangis. Si anak baru berhenti menangis ketika diberi air putih oleh sesepuh desa itu. Kata si Rizki pada ibunya, “Itu tadi karena ada pocongan masuk ke rumah dari sumur tua yang ada di depan rumah”. Nah…lho. Pernah Rizki diajak jalan dan lewat pos ronda. Tiba-tiba Rizki merasa ketakutan dan mengatakan kalau ada orang yang kakinya besar sekali sedang tiduran di pos ronda itu. Tidak jarang ketika diboncengin sepeda motor, tiba-tiba Rizki menutup matanya dan merasa ketakutan. Dia bilang ke ibunya untuk jalan cepat-cepat karena banyak makhluk-makhluk aneh yang mengikuti. Tidak jarang ketika melewati rumah kosong, Rizki selalu bilang melihat makhluk-makhluk yang aneh-aneh. Seperti, pocongan, orang tanpa kepala, wanita jelek berbaju putih, atau wanita cantik yang berbaju putih. Kalau dia melihat makhluk yang menyeramkan dan jahat, biasanya Rizki akan ketakutan atau menangis. Tetapi jika bertemu dengan makhluk yang baik dan tidak jahat, Rizki seperti berkomunikasi, bercanda, atau bahkan seperti bermain-main dengan mereka. Rizki juga bisa tahu kalau suatu tempat banyak ‘makhluk halusnya’ atau tidak. Seperti contohnya rumah kelurahan yang berada di dekat rumah neneknya. Kata Rizki daerah ini adalah kerajaannya. Karena banyak sekali ‘makhluk aneh’ di tempat ini. Bentuknya bermacam-macam, adan yang jelek, mengerikan, tapi ada juga yang cantik atau ganteng. Kelurahan ini memang terlihat ‘remang-remang’, ‘singgup’. Meskipun sudah diberi lampu yang banyak dan terang, tempat itu tetap saja terlihat dan terasa gelap. Sekarang Rizki sudah beranjak besar dan sudah mulai sekolah. Dia sekarang lebih jarang menceritakan tentang ‘makhluk–makhluk aneh’ itu. Biasanya dia baru bercerita setelah beberapa hari berselang. Saya tidak tahu apakah dengan bertambahnya umur, kemampua dan kepekaannya semakin berkurang atau justru semakin bertambahkuat. Kita lihat saja beberapa tahun lagi.(<a href="http://isroi.com/2012/08/22/indra-keenam-rizki/
‘Keistimewaan’ Rizki ini pertama kali disadari oleh orang tuanya ketika Rizki berumur sekitar dua tahun. Pada saat itu Rizki diajak ke kamar Bu Dhenya di rumah neneknya. Rumah itu cukup besar dengan beberapa kamar. Perlu diketahui, rumah ini tepat di belakang rumah salah satu pasangan para(tidak)normal terkenal di negeri ini yang menjadi anggota DPR/MPR. Sang para(tidak)normal ini memiliki rumah yang besar dan sebuah padepokkan. Kabarnya sang para(tidak)normal ini memiliki ‘kesaktian’ dan memelihara banyak ‘dedemit’. (Wallahu a’lam kebenarannya). Nah, ketika Rizki memasuki kamar itu tiba-tiba dia menangis meraung-raung. Sebuah tangisan yang tidak sewajarnya. Ketika dia sudah mulai tenang, Rizki mengatakan kalau ada kakek-kakek tua berpakaian hitam yang duduk di salah satu ujung kamar itu, karena itu dia takut dan menangis.
Awalnya ibunya tidak percaya dengan apa yang Rizki ceritakan. Cerita Rizki aneh-aneh dan kadang-kadang tidak masuk akal. Contohnya, ketika sedang bermain-main dengan temannya tiba-tiba dia menangis dan mengatakan ada anak kecil hitam yang datang dan ikut bermain. Atau, suatu ketika dia mengatakan kalau ada mas-mas plontos yang mengajaknya bermain, padahal ibunya tidak melihat siapa-siapa di situ. Masih banyak kejadian-kejadian aneh yang akhirnya membuat ibunya percaya bahwa dia bisa melihat atau merasakan kehadiran ‘makhluk lain’. Suatu ketika Rizki diajak main ke tempat saudaranya di Blora dengan beberapa famili yang juga memiliki anak kecil. Tiba-tiba anak kecil itu menangis menjadi-jadi dan seperti tidak bisa berhenti menangis. Si anak baru berhenti menangis ketika diberi air putih oleh sesepuh desa itu. Kata si Rizki pada ibunya, “Itu tadi karena ada pocongan masuk ke rumah dari sumur tua yang ada di depan rumah”. Nah…lho. Pernah Rizki diajak jalan dan lewat pos ronda. Tiba-tiba Rizki merasa ketakutan dan mengatakan kalau ada orang yang kakinya besar sekali sedang tiduran di pos ronda itu. Tidak jarang ketika diboncengin sepeda motor, tiba-tiba Rizki menutup matanya dan merasa ketakutan. Dia bilang ke ibunya untuk jalan cepat-cepat karena banyak makhluk-makhluk aneh yang mengikuti. Tidak jarang ketika melewati rumah kosong, Rizki selalu bilang melihat makhluk-makhluk yang aneh-aneh. Seperti, pocongan, orang tanpa kepala, wanita jelek berbaju putih, atau wanita cantik yang berbaju putih. Kalau dia melihat makhluk yang menyeramkan dan jahat, biasanya Rizki akan ketakutan atau menangis. Tetapi jika bertemu dengan makhluk yang baik dan tidak jahat, Rizki seperti berkomunikasi, bercanda, atau bahkan seperti bermain-main dengan mereka. Rizki juga bisa tahu kalau suatu tempat banyak ‘makhluk halusnya’ atau tidak. Seperti contohnya rumah kelurahan yang berada di dekat rumah neneknya. Kata Rizki daerah ini adalah kerajaannya. Karena banyak sekali ‘makhluk aneh’ di tempat ini. Bentuknya bermacam-macam, adan yang jelek, mengerikan, tapi ada juga yang cantik atau ganteng. Kelurahan ini memang terlihat ‘remang-remang’, ‘singgup’. Meskipun sudah diberi lampu yang banyak dan terang, tempat itu tetap saja terlihat dan terasa gelap. Sekarang Rizki sudah beranjak besar dan sudah mulai sekolah. Dia sekarang lebih jarang menceritakan tentang ‘makhluk–makhluk aneh’ itu. Biasanya dia baru bercerita setelah beberapa hari berselang. Saya tidak tahu apakah dengan bertambahnya umur, kemampua dan kepekaannya semakin berkurang atau justru semakin bertambahkuat. Kita lihat saja beberapa tahun lagi.(<a href="http://isroi.com/2012/08/22/indra-keenam-rizki/
Khutbah Idul Fitri 1433 Persatuan Umat
Khutbah Iedul Fitri 1433 Al-Inabah.pdf Download this file
Teks khutbah Idul Fitri 1433 di Masjid Al-Inabah PUI Pancoran, Jakarta Selatan, ini bagus sekali isinya: menyerukan persatuan dan kesatuan ummat Islam. Dibaca si khotib sekitar satu jam, tanpa membuat jamaah bosan atau bubar. Jarang ada khutbah masjid yang ditulis serius sprt ini. Karena bagus, saya temui si khotib usai khutbah, lalu saya scan teksnya dengan scanner handy, sambil ditunggu sang khatib. Tp sy lupa tanya nama khotib yg konon lulusan Mesir itu.